Pencarian

BMKG Ungkap Pemicu Hujan Es Sebesar Kelereng di Balik Bukit Lampung Barat, 6 Pekon dan Kelurahan Terdampak

Senin, 02 November 2026 • 12:31:01 WIB
BMKG Ungkap Pemicu Hujan Es Sebesar Kelereng di Balik Bukit Lampung Barat, 6 Pekon dan Kelurahan Terdampak
Hujan es berukuran kelereng mengguyur enam pekon dan kelurahan di Kecamatan Balik Bukit, Lampung Barat, selama 10–15 menit disertai hujan deras, angin kencang, dan petir.

LIWA — Forecaster on Duty BMKG Lampung Iqbal Arief Pangestu menjelaskan hujan es terbentuk lewat pergerakan butiran air di dalam awan Cumulonimbus. Awan itu punya arus udara ke atas (updraft) yang kuat, sehingga mampu membawa butiran air ke lapisan atmosfer bersuhu di bawah titik beku.

Butiran air yang membeku lantas mengalami pembentukan dan pembesaran di dalam awan sebelum jatuh ke permukaan bumi. Ketersediaan uap air yang cukup serta kondisi geografis Lampung Barat, menurut Iqbal, turut mendukung terbentuknya awan konvektif kuat.

Enam Wilayah Terdampak, Berlangsung 10–15 Menit

Hujan es dilaporkan mengguyur sejumlah pekon dan kelurahan di Kecamatan Balik Bukit sekitar pukul 15.21 WIB. Wilayah terdampak meliputi Pekon Watas, Gunungsugih, Padang Dalom, Padang Hanakau, Kelurahan Waymengaku, dan Kelurahan Pasar Liwa.

Dandim 0422/Lampung Barat Letkol Inf Rizky Kurniawan menyebut peristiwa berlangsung sekitar 10–15 menit, bersamaan dengan hujan deras, angin kencang, dan petir.

"Selain itu, sebuah bangunan pendidikan anak usia dini (PAUD) tertimpa pohon tumbang. Meski menimbulkan kerusakan bangunan, peristiwa tersebut tidak menyebabkan korban jiwa," ungkap Rizky.

Atap dan Tiang Rumah Warga di Pekon Hanakau Rusak

Cuaca ekstrem mengakibatkan sejumlah rumah warga di Pekon Hanakau mengalami kerusakan. Beberapa bagian atap dan tiang rumah dilaporkan roboh atau terlepas akibat terpaan angin kencang.

Fenomena hujan es di Balik Bukit bukan yang pertama. Peristiwa serupa pernah terjadi di Pekon Padang Dalom pada 29 September 2025.

Imbauan BMKG: Hindari Pohon, Reklame, dan Jaringan Listrik

BMKG mengingatkan masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama hujan lebat disertai petir dan angin kencang. Iqbal meminta warga segera berlindung di bangunan kokoh saat hujan es turun.

Warga juga diminta menghindari pohon, papan reklame, dan jaringan listrik ketika angin kencang maupun petir terjadi. Informasi dan peringatan dini dapat dipantau melalui situs lampung.bmkg.go.id, media sosial BMKG Lampung, serta aplikasi InfoBMKG.

Follow www.lampungvoice.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kupastuntas.co

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks