PESAWARAN — Indra Purna menjelaskan bahwa wilayah lain di Lampung belum masuk musim hujan karena monsun Asia bergerak bertahap dari sisi barat. Pola itu membuat hujan mulai turun di Lampung Barat dan Pesisir Barat lebih awal dibanding daerah lainnya.
"Faktornya angin monsun, monsun asia datangnya itu dari barat, jadi secara umum mulai musim hujannya dari barat, lalu perlahan ke wilayah lainnya menyusul," kata Indra, Selasa (3/11/2026).
13 Kabupaten/Kota Menyusul pada Pertengahan November hingga Awal Januari
Sebanyak 13 kabupaten/kota lain di Lampung diperkirakan baru memasuki musim hujan pada pertengahan November 2026 hingga awal Januari 2027. Lampung Selatan dan Lampung Timur menjadi dua wilayah yang paling akhir mengalami musim hujan.
"Wilayah lainnya mulai dari pertengahan November sampai awal Januari. Untuk Lampung Selatan dan Lampung Timur yang paling akhir," ujar Indra.
Waspadai Awan Cumulonimbus dan Hujan Es di Fase Pancaroba
Fenomena hujan es sempat terjadi di Lampung Barat beberapa hari lalu. Indra menyebut kejadian itu berkaitan dengan pertumbuhan awan cumulonimbus yang cepat pada fase pancaroba.
"Di fase pancaroba ini, waspada pertumbuhan awan cumulonimbus pada sore hari yang bisa tumbuh dengan cepat, dampaknya bisa menghasilkan puting beliung dan hujan es," ujarnya.
Warga di wilayah barat Lampung diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama pada sore hari ketika awan cumulonimbus berpotensi tumbuh cepat. BMKG mencatat potensi puting beliung dan hujan es sebagai dampak yang perlu diantisipasi selama masa peralihan musim.