BANDARLAMPUNG — Dua Sekolah Rakyat perdana di Provinsi Lampung dipastikan rampung tepat waktu. Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, menyebut deviasi pembangunan kurang dari 0,5 persen. Angka itu dinilai tidak mengancam jadwal operasional.
"Kalau perkembangan Sekolah Rakyat secara teknis, untuk gedungnya sendiri sudah sekitar 80 persen. Deviasinya kurang dari 0,5, sehingga tidak ada risiko yang berarti. Sekarang tinggal menunggu seluruh persiapan diselesaikan," ujar Jihan, belum lama ini.
Seremonial Pembukaan Digelar 13 Juli 2026
Pemerintah menargetkan seremonial pembukaan sekaligus persiapan penerimaan siswa baru pada 13 Juli 2026. Setelah seremoni, proses masuk dan orientasi siswa akan dimulai pada tahun ajaran baru tersebut.
"Pada 13 Juli nanti akan dilakukan seremonial. Setelah itu dilanjutkan dengan persiapan masuknya para siswa," kata Wagub Jihan.
Lokasi Strategis di Dua Kabupaten
Dua lokasi tahap awal program Sekolah Rakyat di Lampung berada di Kota Baru, Kabupaten Lampung Selatan, dan Kabupaten Lampung Timur. Pemprov Lampung terus berkoordinasi dengan pihak terkait. Targetnya, seluruh sarana, prasarana, dan kebutuhan operasional selesai sesuai jadwal.
Kehadiran Sekolah Rakyat diharapkan memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu. Program ini juga mendongkrak kualitas sumber daya manusia di Bumi Ruwa Jurai. Pemprov Lampung masih harus menyelesaikan sejumlah tahapan akhir sebelum kegiatan belajar mengajar resmi dimulai.