LIWA — Ribuan warga dari berbagai kecamatan memadati Taman Kota Liwa pada Jumat (3/7/2026) malam untuk menyaksikan langsung Malam Penobatan Muli Mekhanai Kabupaten Lampung Barat Tahun 2026. Ajang tahunan yang digelar Pemerintah Kabupaten Lampung Barat melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) ini menjadi bagian dari rangkaian Kharisma Event Nusantara (KEN).
Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus, Wakil Bupati Drs. Mad Hasnurin, Ketua TP-PKK Partinia Mabsus, serta jajaran Forkopimda, asisten, staf ahli, kepala perangkat daerah, dan camat turut hadir dalam malam puncak tersebut. Para juara menerima piala, piagam penghargaan, dan uang pembinaan yang diserahkan langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati.
79 Peserta dari 15 Kecamatan, 30 Finalis Lolos Karantina Tiga Pekan
Sebanyak 79 peserta dari 15 kecamatan mengikuti proses seleksi. Dari jumlah tersebut, terpilih 30 finalis yang terdiri dari 15 Muli dan 15 Mekhanai. Sebelum tampil pada malam penobatan, seluruh finalis menjalani masa karantina selama tiga minggu dengan pembekalan kepribadian, wawasan budaya, pariwisata, hingga kemampuan komunikasi.
Inilah Para Pemenang Muli Mekhanai Lampung Barat 2026
Untuk kategori Mekhanai, Juara I diraih Chandra Rasendrya Zufar dari Kecamatan Batu Brak, Juara II Ceandre Rasendrya Zufar dari Kecamatan Batu Brak, dan Juara III Muhammad Rizky dari Kecamatan Sukau. Sementara kategori Muli, Juara I diraih Maurin Hesti Nova dari Kecamatan Balik Bukit, Juara II Aqila Tasya Nazalia dari Kecamatan Balik Bukit, dan Juara III Caroline Dea Dinata dari Kecamatan Balik Bukit.
Bupati: Gelar Ini Amanah untuk Jadi Duta Daerah
Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus menyampaikan apresiasi atas tingginya antusiasme masyarakat yang memadati Taman Kota Liwa. Menurutnya, ramainya warga yang hadir menunjukkan bahwa ajang Muli Mekhanai memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat sekaligus kepedulian bersama dalam mendukung generasi muda.
"Kami sangat mengapresiasi antusiasme masyarakat yang hadir malam ini. Taman Kota Liwa dipenuhi ribuan penonton dari berbagai kecamatan," ujar Parosil. "Ini menjadi semangat bagi Pemerintah Kabupaten Lampung Barat untuk terus menghadirkan kegiatan yang positif sekaligus memberikan ruang bagi generasi muda untuk berkembang."
Parosil juga mengucapkan selamat kepada seluruh finalis, khususnya para pemenang Muli Mekhanai 2026. Ia menegaskan bahwa gelar yang diraih bukan sekadar prestasi, tetapi juga amanah untuk menjadi duta daerah.
"Saya mengucapkan selamat kepada para Muli dan Mekhanai terpilih. Jadilah generasi muda yang mampu menjadi teladan, menjaga budaya, mempromosikan potensi wisata, serta memperkenalkan berbagai keunggulan Lampung Barat kepada masyarakat luas," ucapnya. "Saya juga berharap para finalis yang belum menjadi juara tetap terus berkarya karena semuanya adalah putra-putri terbaik Lampung Barat."