BALIK BUKIT — Pemerintah Kabupaten Lampung Barat bersama FKIP Universitas Lampung resmi menandatangani komitmen bersama untuk meningkatkan mutu pendidikan daerah. Penandatanganan dilakukan langsung oleh Bupati Parosil Mabsus dan Wakil Dekan I FKIP Unila Dr. Riswandi, M.Pd., di sela-sela seminar yang dihadiri ratusan tenaga pendidik tersebut.
Anggaran Pendidikan Capai 36 Persen APBD
Dalam sambutannya, Bupati Parosil Mabsus menegaskan bahwa sektor pendidikan menjadi prioritas utama pembangunan di Lampung Barat. Ia menyebutkan, alokasi anggaran pendidikan mencapai sekitar 36 persen dari APBD kabupaten.
“Seminar seperti ini bukan hanya menjadi tempat berbagi ilmu, tetapi juga menjadi wadah untuk mempersiapkan kepala sekolah dan guru yang memiliki jiwa kepemimpinan, mampu beradaptasi dengan perubahan, serta memiliki integritas dalam memajukan dunia pendidikan,” ujar Parosil.
Anggaran tersebut, lanjutnya, diwujudkan melalui program strategis seperti pemberian beasiswa bagi peserta didik dan penyediaan seragam sekolah gratis. Menurutnya, langkah ini merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah dalam memperluas akses pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Guru: Arsitektur Cetak Biru Pemimpin Masa Depan
Wakil Dekan I FKIP Universitas Lampung, Dr. Riswandi, M.Pd., menekankan bahwa pemimpin masa depan tidak lahir secara kebetulan, melainkan dibentuk melalui pendidikan karakter yang dimulai dari keluarga dan diperkuat di sekolah.
“Pemimpin masa depan tidak lahir dengan kebetulan, tetapi dibentuk melalui karakter. Pembentukan karakter yang utama berasal dari keluarga, kemudian diperkuat melalui pembelajaran di sekolah dan di kelas. Guru-gurulah yang sesungguhnya menyusun cetak biru lahirnya para pemimpin masa depan,” kata Dr. Riswandi.
Ia menambahkan, guru memiliki peran besar dalam mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, integritas, kreativitas, kemampuan beradaptasi, dan jiwa kepemimpinan.
Tiga Narasumber Bahas Inovasi Pembelajaran
Seminar ini menghadirkan tiga narasumber, yakni Prof. Dr. Sowiyah, M.Pd., Dr. Atik Rusdiani, M.Pd.I., dan Dr. Siti Rahma Sari, M.Pd., dengan moderator Dr. Ujang Efendi, M.Pd.I. Materi yang disampaikan mencakup penguatan kepemimpinan pendidikan, inovasi pembelajaran, hingga strategi membangun ekosistem pendidikan yang mampu melahirkan generasi unggul.
Kegiatan yang digelar di Lamban Gedung Pancasila, Kelurahan Way Mengaku, itu diikuti oleh kepala sekolah dan guru dari 15 kecamatan di Lampung Barat, dosen, serta para pemangku kepentingan di bidang pendidikan. Bupati berharap seminar ini mampu melahirkan kepala sekolah yang visioner dan guru-guru yang terus meningkatkan kompetensi.