LAMPUNG — SUV besar biasanya sulit tampil beda di tengah keramaian. Namun Genesis mencoba memecah kebuntuan itu lewat GV90 Neolun, kendaraan listrik ukuran penuh yang diperkenalkan untuk model tahun 2028. Salah satu sorotan utamanya adalah pintu belakang yang bisa terbuka lebar tanpa kehadiran pilar B, sebuah fitur yang oleh pabrikan dinamai Neolun Arch Gate.
Jurnalis otomotif internasional diundang langsung ke San Francisco, California, untuk melihat langsung kendaraan ini. Dari sana terungkap bagaimana sistem pintu yang tampak seperti sulap ini sebenarnya bekerja dengan logika teknik yang rumit.
Pintu Belakang 70 Kilogram yang Bisa Bergerak Sendiri
Pintu depan GV90 Neolun masih bekerja dengan cara konvensional, meski bisa membuka hingga sudut hampir 90 derajat. Sabuk pengamannya pun dipindahkan ke jok, bukan ke pilar B. Ada tombol kecil yang memungkinkan dua kursi depan berputar 180 derajat agar penumpang bisa menghadap ke baris belakang.
Keajaiban sesungguhnya ada di pintu belakang yang berukuran besar. Bobotnya mencapai 154 pon per sisi, dan semuanya digerakkan motor listrik. Prosesnya dimulai dengan pintu yang sedikit menyorong ke belakang, semacam gerakan khas pintu geser minivan, lalu berayun membuka seperti pintu koach ala Rolls-Royce. Seluruh gerakan hanya memakan waktu beberapa detik dan terlihat dramatis.
Saat menutup, urutannya dibalik: ujung depan pintu masuk lebih dulu, baru bagian belakang merapat sempurna. Pemandangan paling mengesankan adalah ketika kedua pintu dibuka bersamaan, menyisakan ruang kosong besar di sisi kendaraan.
Lapisan Tiga Kali untuk Menahan Kebisingan
Membuat pintu tanpa pilar B tetap kedap udara bukan pekerjaan mudah. Genesis menambahkan tiga lapis sealing dan pelindung cuaca pada Neolun Arch Gate. Fungsinya ganda: menahan air hujan sekaligus meredam kebisingan angin dan jalan. Ini penting karena GV90 adalah SUV listrik mewah yang menjanjikan kabin senyap.
Tekanan dari Chairman: Harus Lebih Aman dari Mobil Berpilar B
Ide sistem pintu ini digagas oleh Luc Donckerwolke, Presiden dan Chief Creative Officer Hyundai Motor Group. Saat pertama kali diajukan ke chairman perusahaan, responsnya tidak mudah. Donckerwolke menyebut ada "awan gelap" di atas tim desain karena sang chairman memberi syarat: teknologi ini hanya boleh direalisasikan jika hasilnya lebih aman daripada mobil yang masih memakai pilar B.
"Tiba-tiba kami menghadapi persoalan bagaimana menghilangkan sesuatu dari struktur mobil tetapi membuatnya lebih aman. Ada begitu banyak masalah untuk membuatnya bekerja," kata Donckerwolke dalam sesi diskusi dengan jurnalis.
Engsel Ganda dan Bantalan Bola di Dalamnya
Untuk memenuhi tuntutan keselamatan itu, Genesis menyematkan rekayasa yang sangat kokoh pada ambang pintu. Komponen paling menonjol adalah engsel Dual-Motion berukuran besar di bagian belakang. Engsel ini sengaja dirancang agar menarik dipandang saat pintu terbuka, dan di dalamnya terdapat puluhan bantalan bola yang memastikan gerakan membuka dan menutup berlangsung halus.
Selain engsel raksasa, pintu belakang juga membawa struktur pilar B tersembunyi yang besar. Ada pula mekanisme latch dan pin yang terlihat jelas saat pintu dibuka. Semua elemen ini dirancang untuk menjaga kekakuan bodi meski pilar tengahnya hilang.
Genesis juga menerapkan detail serupa pada pintu pengisian daya yang bermotor, lengkap dengan engsel yang tak kalah indah. Dengan pendekatan ini, GV90 Neolun mencoba membuktikan bahwa pintu tanpa pilar B bukan sekadar gaya, melainkan juga soal integritas struktur.