BANDAR LAMPUNG — Tim Tapis Berseri terdiri atas Fadillah Laila, Dian Aris Munandar, dan Dewynta Hadhea Abidin. Ketiganya masih tercatat sebagai mahasiswa S1 Sistem Informasi di kampus yang berbasis di Bandar Lampung itu.
Karya video mereka dinilai dewan juri sebagai yang terbaik di antara peserta lain. Penilaian berlangsung dalam ajang yang digelar di Universitas Sriwijaya, Palembang.
Panitia Sandi Yudha Competition 2026 menantang peserta mengangkat tema "Jejak Budaya, Langkah Generasi Muda". Tema itu meminta generasi muda mengenal, menjaga, dan melestarikan kekayaan budaya bangsa.
Pengemasan pesan budaya lewat media digital menjadi bagian penilaian. Video kreatif dinilai sebagai sarana yang lebih komunikatif untuk memperkenalkan warisan budaya kepada anak muda.
Tim Tapis Berseri dibimbing dosen Universitas Teknokrat Indonesia, Parjito, S.Kom., M.Cs. Pendampingan itu bagian dari upaya kampus mendorong mahasiswa mengembangkan potensi dan karya kompetitif.
Parjito disebut mendampingi ketiga mahasiswa sejak penyusunan konsep hingga produksi video. Kampus menempatkan kegiatan di luar ruang perkuliahan sebagai bagian pengembangan keterampilan mahasiswa.
Universitas Teknokrat Indonesia menyebut capaian ini sejalan dengan komitmen Sustainable Development Goals (SDGs). Khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas dan SDG 9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur.
Kampus juga mengaitkannya dengan SDG 11 tentang pelestarian warisan budaya dan SDG 17 tentang kemitraan pengembangan potensi generasi muda. Deretan prestasi mahasiswa di berbagai kompetisi bertambah dengan hasil ini.
Pihak kampus mengucapkan selamat kepada Fadillah Laila, Dian Aris Munandar, Dewynta Hadhea Abidin, dan Parjito atas prestasi tersebut. Kemenangan ini diharapkan memacu mahasiswa lain berani berkompetisi di tingkat nasional.