LAMPUNG SELATAN – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Bakauheni mulai melakukan persiapan intensif menyambut arus mudik Lebaran 2026. Guna mencegah terjadinya penumpukan kendaraan di area dermaga, pihak ASDP secara tegas mengimbau para calon pemudik untuk memesan tiket jauh-jauh hari secara daring.
General Manager PT ASDP Cabang Bakauheni, Partogi Tamba, menekankan bahwa disiplin waktu dalam pemesanan tiket dan proses check-in menjadi kunci kelancaran penyeberangan dari Pulau Sumatera menuju Pulau Jawa.
"Prediksi kami, jumlah penumpang pada angkutan Lebaran 2026 akan meningkat sekitar 2,1 persen. Untuk menghindari kepadatan, kami meminta calon pemudik membeli tiket lebih awal," ujar Partogi dalam konferensi pers, Kamis (5/3/2026).
Demi kenyamanan bersama, calon penumpang wajib memperhatikan ketentuan berikut:
Sistem Online: Tiket hanya tersedia melalui aplikasi atau situs resmi Ferizy.
Tanpa Loket di Pelabuhan: ASDP menegaskan tidak ada lagi penjualan tiket fisik di area pelabuhan. Pemudik tanpa tiket akan diminta putar balik.
Masa Pemesanan: Tiket dapat dipesan maksimal H-60 sebelum tanggal keberangkatan.
Disiplin Jadwal: Penumpang harus tiba di pelabuhan sesuai jadwal yang tertera pada tiket untuk menghindari antrean panjang.
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang pada puncak arus mudik Idulfitri 1447 Hijriah, ASDP Cabang Bakauheni telah menyiagakan total 57 unit kapal yang siap beroperasi secara maksimal.
"Kami memastikan seluruh armada dalam kondisi prima guna melayani mobilisasi masyarakat agar tidak terjadi penumpukan penumpang pada saat puncak arus nanti," tambah Partogi.
Kebijakan pembelian tiket jarak jauh ini diharapkan dapat membagi beban volume kendaraan agar tidak terkonsentrasi di waktu yang bersamaan, sehingga pengalaman mudik masyarakat tahun ini menjadi lebih aman dan nyaman.