LAMPUNG BARAT — Festival Kreasi GTK akan menjadi ruang bagi para guru dan tenaga kependidikan untuk memamerkan kreativitas serta praktik baik dalam pembelajaran. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum strategis bagi Kabupaten Lampung Barat sebagai tuan rumah pertemuan para pemangku kebijakan pendidikan se-Provinsi Lampung.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lampung Barat, Tati Sulastri, menyebut festival ini merupakan hasil kolaborasi antara BGTK Provinsi Lampung dengan Disdikbud setempat. Sinergi ini dinilai penting untuk memperkuat pengembangan kompetensi sumber daya manusia di bidang pendidikan.
Rencananya, Mendikdasmen Abdul Mu'ti bersama jajaran Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan akan hadir langsung dalam pembukaan festival. Kehadiran pejabat pusat ini menegaskan pentingnya perhatian terhadap peningkatan kualitas tenaga pendidik di daerah.
Tidak hanya itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung serta kepala dinas pendidikan kabupaten dan kota se-Provinsi Lampung juga dijadwalkan turut hadir. Pertemuan ini diharapkan memperkuat komunikasi dan kolaborasi antardaerah dalam memajukan dunia pendidikan.
Tati menekankan bahwa festival ini dirancang lebih dari sekadar perhelatan seremonial. Kegiatan ini menjadi wadah bagi guru dan tenaga kependidikan untuk menunjukkan gagasan serta inovasi yang berdampak positif terhadap proses pembelajaran.
"Festival KREASI GTK akan dilaksanakan mulai tanggal 31 Agustus sampai 3 September. Kegiatan ini merupakan kolaborasi BGTK dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lampung Barat," ujar Tati Sulastri.
Guru berada di garis depan dalam membentuk generasi masa depan, sementara tenaga kependidikan berperan vital dalam mendukung sistem pendidikan di satuan pendidikan. Kolaborasi ini diharapkan mampu melahirkan semangat baru untuk menghadapi tantangan pendidikan yang terus berubah.
Dengan menjadi tuan rumah, Kabupaten Lampung Barat berkesempatan menampilkan berbagai kreativitas yang berkembang di lingkungan pendidikannya. Festival ini pun diperkirakan menjadi salah satu agenda pendidikan yang mendapat perhatian luas di Provinsi Lampung.
Pelaksanaan festival pada 31 Agustus hingga 3 September 2026 diharapkan memberi dampak positif, khususnya bagi guru dan tenaga kependidikan, dalam mewujudkan pendidikan yang adaptif, inovatif, dan berkualitas.