Pangdam XXI/Radin Inten Imbau Warga Lampung Timur Tak Bakar Lahan di TNWK, 129 Hektare Terdampak

Penulis: Ferdian Syah  •  Rabu, 26 Agustus 2026 | 13:18:31 WIB
Pangdam XXI/Radin Inten mengimbau warga Lampung Timur tidak membakar lahan di kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK) untuk mencegah kebakaran hutan.

Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen Kristomei Sianturi mengajak masyarakat di sekitar Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Lampung Timur, untuk bersama-sama mencegah kebakaran hutan dan lahan. Imbauan ini disampaikan menyusul kebakaran yang menghanguskan sekitar 129 hektare kawasan konservasi pada 24 Agustus lalu.

LAMPUNG TIMUR — Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen Kristomei Sianturi meminta warga yang bermukim di sekitar Taman Nasional Way Kambas (TNWK) tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan. Imbauan ini menjadi bagian dari upaya pencegahan dini terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan di kawasan konservasi tersebut.

"Kami juga mengajak sekaligus mengimbau masyarakat untuk turut mencegah potensi kebakaran dengan tidak melakukan pembakaran secara sembarangan serta tidak membuang puntung rokok di kawasan yang rawan terbakar," kata Kristomei di Kabupaten Lampung Timur, Selasa.

Kebakaran 24 Agustus Hanguskan 129 Hektare

Berdasarkan data sementara penanganan di lapangan, kebakaran yang terjadi pada 24 Agustus berdampak pada sekitar 123 hektare kawasan di wilayah Braja Kencana dan Braja Luhur. Pada waktu yang sama, titik api susulan juga terdeteksi di wilayah Rantau Jaya dengan luasan sekitar 6,4 hektare.

Total area yang terdampak mencapai lebih dari 129 hektare. Mayoritas lahan yang terbakar didominasi kawasan alang-alang yang mudah terbakar saat musim kemarau.

Mengapa Kawasan Ini Jadi Prioritas Penanganan?

Penanganan kebakaran di TNWK mendapat perhatian khusus pemerintah karena kawasan ini merupakan salah satu habitat penting bagi satwa dilindungi. Gajah sumatera dan badak sumatera menjadi dua spesies kunci yang bergantung pada kelestarian ekosistem di taman nasional ini.

Kristomei menegaskan aparat gabungan terus memperketat pengawasan di kawasan konservasi tersebut untuk mencegah potensi kebakaran terjadi kembali.

Polda Lampung Selidiki Penyebab Kebakaran

Dugaan sementara, kebakaran dapat dipicu oleh faktor alam. Meski demikian, aparat masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran, termasuk kemungkinan adanya unsur kelalaian maupun kesengajaan.

"Untuk penyebab terkait kebakaran di TNWK itu Polda Lampung sedang melakukan penyelidikannya," ujar Kristomei.

Reporter: Ferdian Syah
Sumber: lampung.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top