LAMPUNG — Duel Brasil versus Jepang di babak gugur Piala Dunia 2026 diprediksi berjalan sengit. Meski di atas kertas Brasil lebih diunggulkan berkat materi pemain dan pengalaman turnamen, Moriyasu menilai keseimbangan kekuatan mulai bergeser.
Modal Kemenangan Uji Coba 2025
Moriyasu merujuk pada laga persahabatan Oktober 2025 sebagai bukti nyata. Saat itu, Jepang sukses menaklukkan Brasil. Hasil tersebut, menurutnya, mengubah persepsi lawan terhadap sepak bola Jepang.
"Dulu, mungkin dari sudut pandang Brasil, Jepang adalah lawan yang bisa mereka kalahkan dengan mudah. Namun setelah pertandingan persahabatan tahun lalu, saya rasa fakta bahwa mereka kini tidak lagi menganggap kami sebagai lawan yang mudah dikalahkan merupakan tanda bahwa sepak bola Jepang terus berkembang," ujar Moriyasu dikutip The Japan Times.
Pelatih berusia 56 tahun itu menyebut pertandingan nanti akan menjadi pengalaman berharga. "Saya pikir pertandingan melawan Brasil akan kembali menjadi pengalaman yang sangat baik bagi perkembangan sepak bola Jepang," katanya.
Persiapan Maksimal Hadapi Samba
Moriyasu tidak menutup mata terhadap kekuatan Brasil. Ia mengakui tim asuhan Dorival Junior memiliki kualitas terbaik di dunia. Namun, ia menekankan bahwa timnya juga memiliki peluang untuk menang.
"Tentu saja lawan kami sangat kuat, tetapi saya juga percaya kami memiliki peluang untuk menang. Karena itu, kami ingin menemukan peluang tersebut dan mempersiapkan diri sebaik mungkin sebagai sebuah tim agar bisa melangkah ke babak berikutnya," sambung Moriyasu.
Jepang akan menghadapi Brasil di Houston, Amerika Serikat, dini hari nanti. Laga ini mempertemukan dua gaya berbeda: organisasi rapi ala Jepang melawan improvisasi khas Samba. "Secara pribadi, saya menantikan kesempatan menghadapi Brasil yang benar-benar serius," tutup Moriyasu.