LAMPUNG TIMUR — Skrining kesehatan dasar itu mencakup pengecekan tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, dan asam urat. Langkah ini merupakan tindak lanjut dari rapat advokasi dan koordinasi yang sebelumnya difasilitasi Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Timur.
Kepala UPTD Puskesmas Sukadana, Ria, mengatakan program ini bertujuan membangun kesadaran tentang pentingnya pemeriksaan berkala. "Skrining sejak dini menjadi langkah penting untuk mengetahui faktor risiko penyakit sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan kualitas hidup dapat terus terjaga," ujarnya dalam keterangan yang diterima, Rabu.
Kolaborasi antara Kemenag Lampung Timur dan Puskesmas Sukadana ini menjadi contoh sinergi lintas sektor yang jarang terjadi. Biasanya, program serupa lebih sering menyasar masyarakat umum di posyandu atau balai desa, bukan pegawai negeri di lingkungan kantor.
Para peserta yang terdiri dari kepala seksi, penyelenggara, dan staf ASN tampak antusias mengikuti setiap tahap pemeriksaan. Tim medis yang diterjunkan meliputi dokter dan perawat yang sigap melayani puluhan pegawai sejak pagi.
Pola penyakit tidak mengenal status pegawai. Data dari Dinas Kesehatan Lampung Timur menunjukkan tren peningkatan penyakit tidak menular seperti hipertensi dan diabetes pada usia produktif. Pemeriksaan gratis ini menjadi upaya menjangkau mereka yang jarang sempat memeriksakan diri karena rutinitas kerja.
Kegiatan ini juga diharapkan mampu menularkan kebiasaan hidup sehat ke lingkungan keluarga para ASN. "Budaya sehat di tempat kerja akan berdampak pada produktivitas," tambah Ria.
Dengan ditemukannya faktor risiko sejak awal, penanganan bisa dilakukan lebih murah dan sederhana. Pasien tidak perlu sampai dirawat inap atau menjalani prosedur medis mahal. Hal ini sejalan dengan program pemerintah pusat yang mendorong transformasi layanan kesehatan primer.
Kemenag Lampung Timur berencana menjadikan kegiatan ini agenda rutin. Pemeriksaan berikutnya dijadwalkan tiga bulan lagi dengan cakupan peserta yang diperluas ke tenaga honorer dan pegawai non-ASN di lingkungan kantor.